Wahyudi " si beseck" Kurniawan

19 July 2012

Teknik Memegang Bet Tenis Meja / pingpong

Jenis Grip / Teknik Memegang Bet / Raket

Di dalam olahraga tenis meja, ada dua jenis grip / teknik memegang bet / raket yang paling umum yaitu grip shakehand dan grip penhold. Masing-masing grip ini memiliki berbagai variasi lagi yang nanti akan kita bahas lebih mendalam satu-persatu. Selain dua jenis grip yang paling umum, ada beberapa jenis grip yang jarang digunakan seperti grip Seemiller, grip V, ataupun grip pistol. Meskipun jarang digunakan, bukan tidak mungkin jenis-jenis grip tersebut suatu saat akan lebih populer dari grip-grip yang sudah ada.http://tenismeja.org/plugins/editors/jce/tiny_mce/plugins/readmore/img/trans.gif
Untuk tingkat dasar atau pemula, sebaiknya dimulai dengan pengenalan grip shakehand atau grip penhold biasa, karena dua jenis grip ini sudah sangat umum sehingga mudah untuk mendapatkan pelatih yang paham akan cara berlatih kedua grip tersebut. Pelatih yang akrab dan bisa mengoptimalkan pemain dengan grip Seemiller, grip V ataupun grip pistol masih sangat jarang di Indonesia.
Grip Shakehand
Grip shakehand dibagi lagi menjadi dua variasi yang biasa disebut Grip Shakehand Shallow dan Grip Shakehand Deep.
  • Grip Shakehand Shallow
  • Grip Shakehand Deep
Grip Penhold
Variasi grip untuk grip penhold lebih banyak yaitu Grip Traditional Chinese, Grip Reverse Penhold Backhand (RPB) Chinese, dan Grip Japanese/Korean.
  • Grip Traditional Chinese
  • Grip Japanese/Korean
  • Grip Reverse Penhold Backhand (RPB)
Grip Kurang Populer
  • Grip Seemiller
  • Grip V
Grip Pistol

Grip Shakehand Shallow

Seperti yang bisa anda lihat di dalam foto, bet / raket dipegang seperti orang berjabat tangan, dengan jari telunjuk menempel pada dasar daun bet sedangkan ketiga jari lain menggenggam batang bet / raket. Posisi jempol rileks dan menyentuh kayu bet / raket (inilah yang membedakannya dengan posisi grip shakehand deep). Bet / raket dipegang agak kendur dan cenderung lebih ke bawah dibanding dengan posisi grip Shakehand Deep.
Keuntungan dari grip ini adalah anda akan mendapat kekuatan ekstra dan mudahnya melakukan pengaturan sudut pukul bet / raket karena anda memegang bet / raket dengan agak kendur. Dengan posisi ini anda juga dapat menggunakan pergelangan tangan dengan lebih leluasa yang otomatis dapat memberikan tambahan putaran setiap memukul bola dan memudahkan memukul bola-bola pendek. Pukulan stroke backhand dan forehand dapat dilakukan dengan kuat dan cocok untuk anda yang ingin melakukan serangan dari kedua sisi (two wings looper).
Untuk kerugian dari pemakaian grip ini adalah setiap pemain yang menggunakan grip ini akan memiliki apa yang disebut sebagai titik persimpangan (crossover point) / area bingung. Bola yang menuju titik persimpangan ini akan membuat anda bingung / kesulitan karena anda harus lebih dulu memutuskan mau memakai pukulan backhand atau forehand sehingga jika kecepatan memutuskan anda lambat maka pukulan yang dihasilkan kemudian dapat menjadi pukulan yang lemah atau bahkan bisa dimanfaatkan lawan.
Grip Shakehand Shallow ini cenderung lebih banyak dipakai oleh pemain yang mengandalkan serangan dengan topspin maupun pukulan drive. Tergantung tipe permainan, anda dapat melakukan dua variasi ketika melakukan grip model ini yaitu variasi grip yang berorientasi ke forehand ( forehand oriented grip ) ataupun grip yang berorientasi ke backhand ( backhand oriented grip ). Grip yang berorientasi ke forehand biasanya dipakai untuk pemain dengan serangan dari forehand yang kuat dan sering melakukan balik badan ketika berada di posisi backhand karena orientasi menyerangnya menggunakan pukulan forehand. Grip ini ditandai dengan daun bet / raket yang cenderung lebih mendekat ke arah jempol. Demikian juga dengan grip yang berorientasi ke backhand biasa dipakai oleh mereka yang serangan backhandnya kuat dan ciri dari grip ini daun bet / raket dipegang lebih mendekat ke arah jari telunjuk. Ada juga pemain yang mampu melakukan switch grip dengan sangat cepat sehingga ketika bola dipukul dengan backhand dia menggunakan grip yang berorientasi ke backhand dan ketika memukul dengan forehand, pemain tersebut mampu dengan sangat cepat mengubah grip menjadi berorientasi ke forehand untuk mendapat keuntungan yang maksimal dari grip tersebut, namun tentu saja hal ini tidak disarankan untuk pemula.
Tambahan: Jika jari telunjuk tidak diletakkan mengikuti daun bet / raket dan ikut menggenggam batang bet seperti ketika anda memegang palu, maka grip ini disebut grip palu / hammer grip. Cara memegang seperti ini sangat tidak disarankan karena kontrol yang dihasilkan sangat lemah.

Sumber 

1 comment: