Wahyudi " si beseck" Kurniawan

13 August 2011

keutamaan hari-hari di bulan ramadhan


keutamaan hari-hari di bulan ramadhan







Dari Ali bin Abi Thalib r.a. bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda;


Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.


Dan pada malam kedua
ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.


Dan pada malam ketiga
seorang malaikat berseru dibawah 'Arsy: "Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat".


Pada malam keempat
dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).


Pada malam kelima
Allah Ta'ala memberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.


Pada malam keenam
Allah Ta'ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.


Pada malam ketujuh
Seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir'aun dan Haman.


Pada malam kedelapan
Allah Ta'ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin a.s.


Pada malam kesembilan
Seolah-olah ia beribadah kepada Allah Ta'ala sebagaimana ibadahnya Nabi SAW.


Pada Malam kesepuluh
Allah Ta'ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.


Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.


Pada malam keduabelas
Ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.


Pada malam ketigabelas
Ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.


Pada malam keempat belas
Para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalattarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.


Pada malam kelima belas
Ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.


Pada malam keenam belas
Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.


Pada malam ketujuh belas
Ia diberi pahala seperti pahala para nabi.


Pada malam kedelapan belas
Seorang malaikat berseru, "Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu."


Pada malam kesembilan belas
Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.


Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala seperti pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).


Pada malam kedua puluh satu
Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.


Pada malam kedua puluh dua
Ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.


Pada malam kedua puluh tiga
Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.


Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.


Pada malam kedua puluh lima
Allah Ta'ala menghapuskan darinya azab kubur.


Pada malam keduapuluh enam
Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.


Pada malam keduapuluh tujuh
Ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.


Pada malam keduapuluh delapan
Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.


Pada malam kedua puluh sembilan
Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima(Mabrur).


Dan pada malam ketiga puluh
Allah berfirman: "Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku" (HR Majalis)

Sumber: Kaskus.us

No comments:

Post a Comment